Tentang menikah

jika kau mendengar kata "pernikahan", kira-kira apa yang terlitas pertama kali dipikiranmu?
kau tak harus menyebutkan hanya jujur pada dirimu sendiri.

kebanyakan alasan yang saya temukan sebagian besar adalah soal me-legal-kan 'sex'; atau dalam bahasa agama saya "menghalalkan hubungan intim".
kenapa orang-orang 'melabeli' menikah hanya untuk sesuatu yang mungkin rendah menurut saya.
menikah itu soal komitmen, sebuah janji suci yang tidak main-main;

ada satu kutipan ayat dari surat maryam ayat 96;

ayat ini tidak ada habis-habisnya  utnuk ditadabburi, kata Wudda (cinta yang sejati) diwali dengan kata Amanu (iman). ini mengisyaratkan bahwa cinta yang langgeng terjadi bukan hanya sekedar dilandasi atas dasar rasa suka, rasa ingin memiliki, atau rasa kagum akan kecantikannya. melainkan dilandasi atas dasar "iman".

dalam hal ini iman yang dimaksud adalah : keyakinan dalam hati untuk memelihara janji suci (komitemen) untuk selalu bersama diamanapun, kapanpun tak kenal ampun, dan kondisi apapun. karena Rasulullah SAW pernah bersabda "tidak ada iman pada seseorang yang tidak menunaikan amanah  dan tidak ada agama bagi orang yang tidak memegang janji."

- bersambung -

Komentar